ini tentang cinta
Sabtu, 05 Juni 2010
mulai layu.
oke..aku kekampus...buru2..
dibus mengutuk2 supir yang jalannya la,bat..
takut kamu ngmoel aku datangnya kelamaan..
begitu dateng, aku nunggu cireng digoreng..ada satu jam-an mungkin..
trus kita duduk...
dan kamu cemberut..
marah-marah..
protes..
pegel-pegel..
semua kamu lampiasin ke aku..
aku pandang sekeliling..
menyenangkan kalo kita bisa ngobrol sebentar saja disini...
bukan seperti ini..
aku sedih..
aku diam..
siang, kita ketemuan ditaman..
panas..aku juga tau..
aku naik becak..
beliin kamu makanan..
laper juga..nunggu kamu,
aku makan duluan..
aku sudah mencoba apa yang kubisa..
bisa ku kasih saran..
ayo foto dirumput, atau disana?..
kamu terpaku sama apa yang ada dikepalamu!
ku bilang ga bisa menata still life..
lalu..datanglah semua kata2 itu..
menusukku seperti pisau..
berkali2..
lalu kamu bilang "aku sudah cukup sabar menghadapi kamu bbrp hari ini.."
oke aku yang salah..
kamu lapar, ngeluh..
kamu kenyang, mengeluh ngantuk,
kamu istirhat mengeluh pegal2, capek, kepala penuh,
kita rekreasi, kamu mengeluh panas, mengeluh ngantuk,
cemberut..lemes..ngomel..nggumam..
ajari aku bersyukur..kalau kamu memang sudah bisa mengharagai dan mensyukuri apa yang kamu punya..
untuk hal itu kamu memang mirip seperti ibuku..
untuk hal itu saja.
Rabu, 17 Maret 2010
kenapa
orang yang kasar padaku..
orang yang senang membentakku..
orang yang senang menganggapku bodoh..
orang yang sering membuatku membenci pantulan diriku yang kulihat dicermin..
orang yang membuatku tidak mersa berharga..
dan lucunya orang itu, yang selalu berkata bahwa aku tidak menghargai mereka,,
dan ku pun memohon maaf..
lagi..dan lagi..
hmph..
ingin ku hidup dicintai, dihargai, disayangi apa adanya, dipahami..
tapi seberapapun keras usahaku, sepertinya semua itu hanya ada dibuku dongeng..
dan jangan bertanya "kenapa kamu pintar menyemangati orang lain daripada menyemangati dirmu sendiri..?"
well...
itu karena kalian malah membuatku ingin hilang ditelan bumi.
karena kalian lebih pintar untuk meminta didengar, dipahami, disayangi, dicintai, ketimbang mendengar, ikhlas menerima, mensyukuri,mengharagai,menyayangi,mencintai..
mungkin akupun tak sebaik kalian..
hhh..
Selasa, 16 Maret 2010
maaf *tears
Tidak perlu bibirmu yang berbicara, mataku, hatiku pun dapat merasakan amarahmu..bahwa kamu lelah…
Aku gak pernah salah…
Karena ini bukan kali yang pertama bagiku..
Jangan membuat janji yang tak bisa kau tepati..
Kalaupun kamu ingkari..juga bukan yang pertama kali bagiku..
Karena aku tau, cepat atau lambat aku kan kembali sendiri..
Sikap mu itu…
Pandanganmu itu..
Bukan yang pertama kali aku melihatnya..
Bukan hanya kamu..
Itu kenapa aku lebih banyak menyimpan semua..
Lebih banyak diam ketika aku sakit..
Kalo kamu mau tau, kalo kamu mau aku jujur untuk memberi tahumu setiap sakit itu datang, mungkin kamu akan melepaskan telingamu jika kamu bisa..saking lelahnya kamu mendengar kata sakit ku..
Itu kenapa aku membiarkan ibu ku pergi keluar ketika aku sakit, ketika sesungguhnya aku membutuhkannya…
Karena yang akan kudapat hanya pandangan itu lagi…sikap itu lagi…seperti malam ini..
Pandangan itu…sikap itu…hanya membuatku semakin merasa bersalah untuk dilahirkan…menyesal untuk menjadi “Ada” ..
Ibuku..dan mereka yang lain, yang pernah aku sayangi..semua kan pergi…tanpa pernah tau..tanpa pernah paham isi hati ini..
Sama seperti dokter…yang hanya bisa menyuntik…mengambil tiap tetes darahku..memasukkan obat kedalam nadiku…lalu beranjak pergi..
Sesungguhnya obat bagiku,
Adalah ketika diwajah itu tidak ada guratan penyesalan telah mengenalku..
Adalah ketika bibir itu berbicara lembut bahwa “tidak apa…semua akan baik-baik saja..ini bukan yang pertama kali bagimu bukan?.. kamu kuat..;) “
Adalah seuntai senyum yang dapat melapangkan napasku..
Adalah segelak tawa yang dapat membuatku lupa bahwa aku sedang sakit..
Ketenangan..kedamaian..kehangatan..dan perasaan bahawa aku diterima apa adanya..adalah obat yang paling aku butuhkan…
Percuma kamu marah…penyakit ini kan terus bertengger disini..
Bukan aku gak mau berusaha, kamu kira untuk apa semua obat2an itu aku bawa?...
Percuma kamu mencari cara bagaimana penyakit ini bisa hilang…karena aku sudah terlahir begini…
Sejak kecil aku sudah terbiasa diperlakukan seperti ini…tak perlu kuungkapkan semua..bukan rasa kasihan yang aku butuhkan…
Dilahirkan seperti ini terus mengajarkan aku mencari cara untuk mensyukuri..aku bersyukur sekali untuk hidup didunia ini…dan aku menerima, tak mengingkari bahwa aku yang tak pantas bagimu…aku ini hanya akan jadi rantai pengikat kaki kakimu… bebanmu… kesusahanmu… keluargamu pun pastinya bosan mendengarku sakit terus menerus..
Karena itu lebih baik aku diam…
Mungkin aku memang harus sendiri…mungkin takdirku hanya menjadi halte pemberhentian sementara, agar kau tau kemana arahmu berikutnya..
Aku….kan biarkan diri ini sendiri, menikmati sakit ini sendiri..menunggu kapan dia akan pergi dari tubuh ringkih ini…atau mensyukuri satu-persatu penyakit baru yang menggerogoti tubuh ini..lebih bisa ku tegar diantara tembok-tembok ini,ditemani tablet-tablet obat, ketimbang harus melihat wajah-wajah lelah itu…
Mungkin aku yang harus melepaskan ikatan itu…lagi….
Karena kamu kan terus mengingkari lelahmu…tanpa kamu sadari kamu memkasakan semua pada bahumu..dan pada akhirnya melukai dirimu sendiri..
Maka lebih baik perlahan ku pergi..
Sabtu, 06 Februari 2010
tersedot ke masa lalu..
Senin, 25 Januari 2010
perhatikan yang kecil dulu sebelum kamu menggapai yang besar

Yang aku butuhkan bukan uang..
Bukan solusi dari setiap masalah yang terbentang..
Mereka selalu akan datang dan pergi..
Yang aku butuh..Kau ada disisi..
Mengerti isi hati..
Membasuhnya dengan lembut dengan kasih tulus yg kamu miliki..
Membuatku teriak "Okey..gapapah!!..Tetep Semangaaat...!!" \^o^/ ..
Membuatku tidak takut untuk jatuh..karena aku tahu senyummu kan terus menemani..
cukup senyuman saja..
Aku pun tahu, satu senyum saja dikala susah berat untukmu..
Karena itu, satu senyum itu berarti besar bagiku..melebihi uang sebanyak apapun yg kamu harap bisa kamu berikan untukku....